Selayang Pandang SDIT EMPAT MEI

Selayang Pandang SDIT EMPAT MEI

Pare Kediri

 

Keberadaan SDIT Empat Mei Pare Kediri tidak dapat dipisahkan dari spirit untuk senantiasa bergerak dan memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat dari para alumni Pelajar Islam Indonesia yang mendirikan Yayasan dengan nama Empat Mei. Penyematan nama Empat Mei merupakan sebuah duplikasi dari lahirnya Pelajar Islam Indonesia pada tanggal 4 Mei.

 

Yayasan Empat Mei menyadari bahwa pendidikan merupakan ranah strategis untuk menyiapkan generasi Islam. Maka langkah awal adalah dengan memulai pendidikan untuk level Pra Sekolah dengan membuka Taman Kanak-kanak. Saat memulai Taman Kanak-kanak diawali oleh putra-putri dari pegurus yayasan dengan teras masjid sebagai kelas.

Untuk memantapkan tekad atas pendirian pendidikan formal ini, yayasan mengadakan kunjungan terlebih dahulu ke beberapa sekolah yang sudah berjalan dengan baik. Untuk mengawali TK yayasan mengunjungi TK Al-Ausath yang berada di Solo.

Adapun untuk memulai SD ke SD Al-Azhar Tulungagung. Alhamdulillah dalam 2 tahun perjalanannya, TK, yang dimulai pada tahun 2003 dengan 3 siswa diawal berjalan, telah mendapat kepercayaan dari masyarakat sekitar. Sebagai konsekuensi dari lulusan TK ini, maka 3 (tiga) tahun kemudian (2006) dibukalah Sekolah Dasar dengan 11 siswa sebagai pendidikan lanjutan dengan model Full Day School (FDS).

Sehingga dapat dikatakan bahwa TK ini merupakan embrio bagi lahirnya Sekolah Dasar. Adapun terkait dengan tambahan nama "Islam Terpadu" terinspirasi dari sebuah gerakan gabungan mahasiswa di wilayah Condong Catur Yogyakarta, disekitar


Ambarukmo Palace Hotel, dengan nama Ikatan Kader Muda Islam Terpadu (IKMIT) pada kisaran tahun 1988.

Dari situlah, Departemen Pendidikan Yayasan Empat Mei menambah kata Islam Terpadu pada TK dan SD, sehingga menjadi TKIT dan SDIT.

Saat membuka jenjang SD pun yayasan belum memiliki gedung permanen. Gubug bambu, jadilah sebagai pilihan memulai pendidikan SD. Faidza Azamta Fatawakkal 'AlaLLAH.

Tahun berganti tahun kepercayaan masyarakat semakin meningkat dengan indikasi meningkatnya jumlah siswa baik di TK maupun SD.

Alhamdulillah.
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cari Blog Ini

Halaman